Kriteria Fashion Syar’i Yang Harus Muslimah Ketahui

Sekarang ini menggunakan busana muslim dan jilbab menjadi trend. Perubahan tersebut niatnya bermacam-macam, ada yang muncul dari dalam dirinya, namun ada juga yang sekedar mengikuti trend fashion. Busana muslim tidak sekedar bagus dipandang mata saja, namun harus mempertimbangkan kriteria fashion syar’i.

Terkadang kita melihat wanita muslimah berhijab yang tidak menutup auratnya dengan sempurna sehingga tidak syar’i. Misalnya menggunakan baju yang lengannya tiga perempat, menggunakan celana ketat, memperlihatkan leher yang jenjang dsb. Bahkan ada juga yang sengaja menggunakan celana tanggung atau rok panjang namun transparan.

Nah, bagi Anda para muslimah yang menggunakan hijab, sebaiknya ketahui cara menggunakan hijab yang benar sesuai dengan syariah yang ditentukan. Berikut ini beberapa ciri-ciri fashion syar’I yang perlu Anda ketahui:

Baca juga: DESAINER INDONESIA YANG SERING MENONJOLKAN FASHION SYAR’I

  • Bahannya Tebal Dan Longgar

Baik busana maupun jilbab yang digunakan disarankan menggunakan yang bahannya tebal dan longgar. Jika menggunakan kain yang tipis dikhawatirkan akan tembus pandang, artinya sama saja dengan memperlihatkan aurat. Fungsi baju longgar adalah menyamarkan lekukan tubuh dan bagian tubuh yang menonjol.

  • Kesederhanaan

Sederhana yang dimaksud disini adalah tidak menggunakan perhiasan atau aksesoris yang mencolok. Islam mengajarkan umatnya untuk tidak berlebihan. Selain menimbulkan kesan yang norak, menggunakan perhiasan yang berlebihan bisa membuat orang tergoda untuk melakukan kejahatan.

  • Menutup Seluruh Anggota Tubuh

Baju yang syari adalah yang menutupi seluruh anggota tubuh yang diharuskan kecuali bagian wajah dan kedua telapak tangan. Usahakan saat menggunakan jilbab tidak ada rambut yang terlihat dan bagian leher, telinga juga harus tertutup. Bagian dadanya juga tertutup, jadi gunakan jilbab yang panjangnya sampai menutupi dada.

  • Hindari Menggunakan Parfum

Saat keluar rumah, seorang wanita dilarang menggunakan parfum atau wewangian, baik yang dioleskan ke pakaia maupun ke kulit pada bagian tubuhnya. Karena menggunakan wewangian bisa membangkitkan syahwat kaum pria yang menciumnya. Oleh sebab itu untuk kebaikan kaum wanita, islam melarang wanita menggunakan parfum.

  • Tujuannya Bukan Untuk Mencari Popularitas

Pakaian yang digunakan hendaknya tidak digunakan dengan tujuan untuk mencari popularitas atau ketenaran. Baik itu pakaian yang mahal ataupun yang bernilai rendah. Namun bukan berarti tidak boleh menggunakan pakaian yang mahal, selagi mampu silahkan hanya saja tidak boleh mencari popularitas yang mengarah ke bentuk riya.

Sekarang Anda tidak perlu khawatir mencari dan mendapatkan fashion syari, karena sudah banyak model busana muslim yang memenuhi kriteria yang diharuskan. Salah satunya adalah model gamis terusan yang umumnya berukuran longgar. Biasanya baju gamis dijual satu paket dengan kerudungnya. Selain itu, gamis syari hadir dengan desain dan model yang lebih modern, sehingga membuat penggunanya tampil anggun, sopan dan menawan.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *