Mengenal Jenis Bahan Kebaya yang Umum Digunakan

Bahan kebaya yang paling umum digunakan adalah kain brokat, organdi atau koal halus. Tapi dengan semakin bervariasinya model kebaya, kain yang digunakan pun makin beragam. Untuk mengenal jenis bahan kebaya yang umum digunakan, simak ulasan berikut.

Katun

Katun menjadi bahan favorit membuat kebaya. Selain karena lembut, bahan ini juga tidak panas saat digunakan. Selain itu, katun juga mudah diaplikasikan dengan berbagai variasi dan aksesoris tambahan.

Ciri utama katun adalah serat benang yang kurang halus, bahan terasa dingin dan sedikit kaku. Kelebihan katun adalah mudah menyerap keringat. Tetapi kelemahannya mudah kusut dan rentan terhadap jamur. Selain itu akan rusak bila direndam terlalu lama dalam detergen.

Brokat

Bahan kebaya ini paling favorit digunakan. Selain karena tampak glamor, brokat juga tampak mewah dan menarik. Brokat adalah jenis kain yang kaya akan dekorasi dengan atau tanpa benang emas dan perak. Ada kalanya brokat menunjukkan pola rumit, seperti bunga, tanaman atau benda lainnya.

Organdi / Organza

Jenis bahan satu ini sekilas tampak sangat lembut dan berkilau. Dan karena sifatnya yang bisa menahan bentuk, bahan ini cocok untuk menimbulkan efek bervolume. Warnanya yang kilap dan berkesan mewah cocok untuk kebaya pengantin atau kebaya pesta. Sayangnya, jenis bahan ini sangat tidak menyerap keringat.

Bahan utama kain organdi adalah tenun sutra. Tetapi kini juga sudah banyak digunakan serat filamen sintetik seperti polister atau nilon. Selain digunakan untuk pakaian, kain organdi juga digunakan untuk tirai pada interior rumah.

Taffeta

Jenis bahan satu ini ditenun dari sutera atau serat sintetis yang halus. Kesan mewah yang tampak membuat jenis bahan ini cocok untuk gaun pernikahan dan pesta. Taffeta memiliki serat sedikit lebih kaku jika dibanding bahan organdi.

Baca Juga:FASHION KOREA WANITA SESUAI DAN KESAN YANG DITAMPILKAN

Meski indah, kain ini ternyata jarang digunakan untuk membuat kebaya. Selain karena harganya yang relatif mahal, kain ini juga cukup sulit dibentuk. Tetapi, jika dikombinasikan dengan jahitan bordir, kebaya dari taffeta bisa sangat unik dan tampak elegan.

Tulle

Tulle termasuk jenis kain ringan. Bentuknya seperti jala dan memiliki lubang kecil yang banyak. Mulanya, kain ini banyak digunakan pengantin atau penari balet saja. Tapi kini sudah banyak digunakan juga untuk busana modern.

Kain tulle terbuat dari campuran beragam serat seperti nylon, rayon dan sutra. Selain brokat, tulle juga jadi kain favorit saat membuat kebaya karena mudah dipadukan dengan payet dan bordir. Sebagai tambahan, kain ini juga membentuk siluet tubuh sehingga kebaya tampak anggun dan menawan.

Satin

Satin adalah kain yang mirip dengan sutera, tetapi jelas ini bukan sutera. Ciri khas permukaannya adalah mengkilap dan licin di salah satu sisi dan sebaliknya di sisi lain.

Alasan satin menjadi favorit dalam membuat kebaya adalah karena efek glamor, sensual dan feminim yang ditambilkan. Harga kain satin juga terjangkau, sehingga banyak diminati orang.

Demikian tadi beberapa bahan kebaya yang umum digunakan. Semoga bermanfaat untuk bahan pertimbangan memilih bahan untuk membuat kebaya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *