Motif Batik Jogja dan Filosofi yang Ada Didalamnya  

Jogjakarta merupakan wilayah di Jawa yang terkenal dengan kerajaannya yang mempunyai posisi tinggi hingga kini. Daerah yang dipimpin sultan sebagai gubernur ini mempunyai banyak hal yang menarik dan juga budaya yang kental. Dari daerahnya yang terkenal sebagai kota budaya, makanan yang khas, dan juga pakaian tradisional. Pakaian tradisional yang digunakan di daerah Jogja sendiri adalah batik yang tentunya mempunyai motif sendiri. Ada beberapa motif batik Jogja ini dan juga mempunyai filosofi khusus yang ada di baliknya. Contohnya seperti beberapa motif batik yang di bawah ini:

 Motif Batik Jogja dan Filosofi yang Ada Didalamnya  

Batik kawung

Motif batik yang berasal dari daerah Jogja yang pertama adalah batik kawung. Motif ini berasal dari beberapa hal dan dahulu hanya bisa dipakai oleh orang yang berasal dari kerajaan. Dimana motif batik kawung ini merupakan batik tulis yang mempunyai warna gelap dan sering digunakan kain panjang. Adapun filosofi dari motif batik yang satu ini adalah agar mempunyai kehidupan yang bermanfaat bagi sesamanya. Dimana hal tersebut didapatkan dari bentuknya yang seperti kolang-koling yang merupakan buah dari pohon aren. Batik kawung juga dikenal dengan motif seperti buah lotus yang mempunyai filosofi agar dapat berumur panjang.

 

Motif parang kusumo

Motif batik Jogja selanjutnya yang ada adalah motif batik parang kusumo. Motif batik ini mempunyai ciri khas yang biasanya digunakan ketika bertukar cincin. Filosofi yang ada dalam motif ini adalah agar mempunyai kehidupan yang dilandasi dengan perjuangan sehingga dapat untuk mencapai hidup yang bahagia lahir dan batin. Dimana untuk mencapai hal tersebut maka harus menjaga perilaku sopan santun agar terhindar dari bencana yang bisa menimpa karena perbuatan diri sendiri. Motif ini mempunyai warna yang didominasi dengan putih dan juga coklat.

Baca Juga : INI DIA MAKNA BATIK KAWUNG YANG MERUPAKAN SALAH SATU MOTIF TERTUA DI INDONESIA  

Motif batik truntum

Jenis motif selanjutnya yang ada pada batik yang berasal dari Jogja adalah motif batik tantrum. Batik tantrum ini mempunyai kegunaan yang biasanya dipakai ketika upacara pernikahan. Sehingga akan menonjolkan nilai seni dari daerah Jogjakarta ketika menggunakan motif yang satu ini. Motif ini juga mempunyai simbol cinta yang dapat untuk memberikan kasih yang tulus tanpa syarat yang harus menjadi landasan pasangan ketika menjalani kehidupan rumah tangganya.

 

Motif pamiluto

Dan motif batik Jogja yang dapat dipilih terakhir adalah motif pamiluto yang biasanya digunakan sebagai kain panjang ketika acara pertunangan. Motif ini mempunyai beberapa motif lainnya seperti truntum, ceplok, prang, dan juga lainnya. Dan filosofi dan makna yang terkandung dari motif ini adalah dapat untuk merekatkan atau menarik. Dimana hal tersebut diambil dari kata pulut dari pamiluto yang mempunyai arti perekat atau tertarik.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *