Sejarah, Filosofi, dan Arti Batik Kawung  

Batik merupakan pakaian nasional yang biasanya sering dijumpai digunakan pada acara yang resmi. Seperti misalnya banyak pejabat negara yang memakai pakaian dari kain batik ketika menghadiri acara kenegaraan, menghadiri rapat, dan juga berbagai jenis acara resmi lainnya. Selain itu sekarang juga banyak digunakan kain batik untuk acara yang lebih santai karena banyak diproduksi pakaian santai dan juga aksesoris dari kain batik ini. Sehingga hal tersebut diharapkan dapat untuk mencintai kain nasional ini. Kain batik sendiri mempunyai banyak motif yang ada dipasaran dan bisa dipilih sesuai dengan selera. Seperti misalnya kain batik motif kawung yang ada di pasaran. Batik kawung ini mempunyai filosofi, arti, dan juga sejarahnya sendiri seperti yang akan diuraikan di bawah ini.

 Sejarah, Filosofi, dan Arti Batik Kawung  

Biasanya batik mempunyai motif geometris, sama halnya dengan batik motif kawung ini yang mempunyai motif rapi geometris. Motif batik ini juga sering dilihat mirip seperti bunga lotus dengan empat lembar daunnya yang merekah. Bunga lotus tersebut diartikan sebagai umur yang panjang dan juga kesucian. Selain itu motif ini juga dikenal sebagai bunga dari pohon aren atau kolang-kaling yang hal tersebut mencerminkan kehidupan manusia.

 

Motif batik kawung mempunyai arti yang melambangkan harapan manusia agar selalu mengingat asal usulnya. Pada jaman dahulu, batik ini sendiri hanya boleh digunakan oleh keluarga kerajaan saja. Sama halnya dengan motif batik lainnya yang mempunyai arti luhur yang bisa digunakan oleh keluarga kerajaan. Dan rakyat biasa bisa menggunakan batik dengan motif yang berbeda. Keluarga Mataram ini biasanya menggunakan dua motif yang berbeda sesuai dengan golongannya. Golongan punokawan dan juga abdi dalem yang ada berasal dari tokoh pewayangan.

Baca Juga : INI DIA MAKNA BATIK KAWUNG YANG MERUPAKAN SALAH SATU MOTIF TERTUA DI INDONESIA  

Dari sejarahnya sendiri, motif kawung berasal atau diciptakan oleh Sultan Mataram yang mendapatkan inspirasi dari pohon aren. Pohon tersebut mempunyai buah kolang-kaling, dan selain itu juga berasal dari hewan kuwangwung yang keduanya mempunyai filosofi sendiri. Untuk filosofi atau arti buah aren adalah karena pohon ini sangat berguna dan manfaat dari atas hingga akarnya. Sehingga diharapkan manusia mempunyai manfaat yang sama dan berguna bagi kehidupan sesamanya. Selain itu filosofi lainnya adalah dapat untuk menjadi manusia ideal dan juga unggul sehingga bermakna.

 

Ketika akan membeli batik kawung ini bisa dari banyak pertimbangannya. Seperti dari pilihan warnanya yang ada di masyarakat. Selain itu juga ketika memilih motif kawung ini dapat dari besar dan kecilnya bulatan lonjong yang ada di motifnya. Sehingga akan mendapatkan batik motif kawung sesuai dengan keinginan. Motif kawung yang dapat dipilih tersebut biasanya juga dari bentuknya yang bisa dibedakan dari kawung picis dan kawung bribil dan mempunyai berbeda dari kegunaannya.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *